KEPENULISAN
Tulisan yang baik adalah tulisan yang mudah dimengerti, komunikatif, sesuai konteks dan kebutuhan, dan memenuhi standar etika dan keadilan. Kita harus membiasakan diri untuk menulis, kita harus mencintai menulis karena menulis memiliki berbagai fungsi dan manfaat salah satunya adalah untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi kita ataupun orang lain.
Dengan menulis kita dapat memperlihatkan bagaimana diri kita, orang lain, masyarakat, bahkan suatu bangsa. Oleh karena itu, menulis dapat merubah pemikiran-pemikiran yang telah ada. Alangkah baiknya jika kita menulis berbagai macam tulisan yang bermanfaat agar banyak orang, pun, yang merasakan kebermanfaatan tulisan tersebut.
Modal dalam menulis adalah mendengarkan semua hal dan menyaringnya dengan kesadaran akal, optimasi mekanisme pandang (menurut Sabrang "Neo Letto") yaitu sudut pandang, cara pandang, jarak pandang, dan resolusi pandang. Modal menulis yang terakhir adalah kreatifitas dan keberanian ekspresi jiwa dalam bahasa.
Mencintai menulis bukan berarti menulis tulisan yang dianggap formal seperti menulis karya ilmiah, laporan, berita, dan sebagainya. Kita bisa memulainya dengan menulis artikel-artikel ringan di sekitar kita, seperti manfaat dari buah jeruk, atau menceritakan kegiatan yang telah dilakukan.
Dengan bahasa yang kita gunakan, tulisan tersebut dapat meperlihatkan jati diri kita. Kita tidak boleh melupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia. Dewasa ini, masyarakat banyak yang telah lupa dengan jati diri bangsa dengan lebih menyukai budaya-budaya negara maju, bahkan dalam berbahasa, pun, banyak yang rancu dalam pemahamannya.
Dengan demikian, mari kita budayakan menulis, menuangkan aspirasi-aspirasi yang bermanfaat untuk orang banyak, melestarikan budaya kita agar lebih dicintai, serta berbahasa yang baik dan benar sesuai dengan jati diri bangsa negara kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar